SEL
Showing posts with label biologi. Show all posts
Showing posts with label biologi. Show all posts
Sunday, November 17, 2013
materi biologi kelas xi
Saturday, November 16, 2013
materi biologi kelas x semester 2
BAB VI KEANEKARAGAMAN HAYATI
Standar kompetensi : Memahami manfaat keanekaragaman hayati
Kompetensi Dasar : Mendeskripsikan konsep keanekaragaman gen, jenis, ekosistem, melalui kegiatan pengamatan
Standar kompetensi : Memahami manfaat keanekaragaman hayati
Kompetensi Dasar : Mendeskripsikan konsep keanekaragaman gen, jenis, ekosistem, melalui kegiatan pengamatan
1.Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen
variasi dalam satu spesies/jenis makhluk hidup.
contoh : kelapa gading, kelapa hijau, kelapa hibrida.
variasi dalam satu spesies/jenis makhluk hidup.
contoh : kelapa gading, kelapa hijau, kelapa hibrida.
2.Keanekaragaman Hayati Tingkat Spesies (jenis)
keseluruhan penampakan yang disadari oleh faktor genetika dan interaksi dengan lingkungannya.
contoh : lontar, kelapa, aren, dan pinang.
keseluruhan penampakan yang disadari oleh faktor genetika dan interaksi dengan lingkungannya.
contoh : lontar, kelapa, aren, dan pinang.
3.Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem
ditunjukkan dengan adanya berbagai ekosistem, misalnya ekosistem air tawar, laut, darat, hujan tropis dsb.
faktor penyebab : faktor geografis, iklim, temperatur, curah hujan, intensitas cahaya, dan lamanya penyinaran
ditunjukkan dengan adanya berbagai ekosistem, misalnya ekosistem air tawar, laut, darat, hujan tropis dsb.
faktor penyebab : faktor geografis, iklim, temperatur, curah hujan, intensitas cahaya, dan lamanya penyinaran
LATIHAN SOAL KEANEKARAGAMAN HAYATI
1. Ada berapa keanekaragaman
hayati ? sebutkan dan jelaskan !
2. Beri contoh keanekaragaman
hayati tingkat gen pada hewan !
3. Beri contoh keanekaragaman
hayati tingkat spesies pada hewan !
4. Sebutkan faktor penyebab
keanekaragaman hayati tingkat ekosistem!
5. Sebutkan ada berapa
ekosistem yang anda ketahui !
BAB VII CIRI-CIRI DIVISIO DALAM DUNIA TUMBUHAN
standar kompetensi : memahami keanekaragaman hayati.
kompetensi dasar : mendeskripsikan ciri-ciri divisio dalam dunia tumbuhan dan perannya bagi kelangsungan hidup di bumi
standar kompetensi : memahami keanekaragaman hayati.
kompetensi dasar : mendeskripsikan ciri-ciri divisio dalam dunia tumbuhan dan perannya bagi kelangsungan hidup di bumi
1.Lumut (bryophyta)
ciri-ciri : tumbuhan autotrof fotosintetik, tumbuhan darat sejati, umumnya berklorofil, belum memiliki akar, batang, dan daun sejati dan akarnya berupa rhizoid (akar semu)
klasifikasi brophyta : musci, hepaticeae, lumut tanduk
ciri-ciri : tumbuhan autotrof fotosintetik, tumbuhan darat sejati, umumnya berklorofil, belum memiliki akar, batang, dan daun sejati dan akarnya berupa rhizoid (akar semu)
klasifikasi brophyta : musci, hepaticeae, lumut tanduk
2. Tumbuhan paku (pteridophyta)
ciri-ciri : kormus sejati, bersifat unipolar (berkutub satu), generasi sporofit lebih dominan
klasifikasi pteridophyta : psilophytinae/psilopsida, lycophyta (paku kawat), sphenophyta, pterophyta.
ciri-ciri : kormus sejati, bersifat unipolar (berkutub satu), generasi sporofit lebih dominan
klasifikasi pteridophyta : psilophytinae/psilopsida, lycophyta (paku kawat), sphenophyta, pterophyta.
3. Tumbuhan biji (spermatophyta)
ciri-ciri : biji dihasilkan oleh bunga atau runjung, setiap bijinya mengandung embrio hasil reproduksi seksual, memiliki klorofil untuk fotosintesis
klarifikasi spermatophyta : cycadales, coniferales, gnetales, gynkoales
ciri-ciri : biji dihasilkan oleh bunga atau runjung, setiap bijinya mengandung embrio hasil reproduksi seksual, memiliki klorofil untuk fotosintesis
klarifikasi spermatophyta : cycadales, coniferales, gnetales, gynkoales
LATIHAN SOAL CIRI-CIRI DIVISIO DALAM DUNIA TUMBUHAN
1. Ada berapa divisio tumbuhan
yang harus anda ketahuin di bab ini ?
2. Sebutkan ciri-ciri dari
bryophyta !
3. Sebutkan ciri-ciri
pteridophyt !
4. Sebutkan ciri-ciri
spermatophyta !
5. Sebutkan masing-masing
klasifikasi dari bryophyta, pteridophyta, dan spermatophyta !
BAB VIII CIRI-CIRI FILUM DALAM DUNIA HEWAN
standar kompetensi : memahami manfaat keanekaragaman hayati
kompetensi dasar : mendeskripsikan ciri-ciri filum dalam dunia hewan dan peranannya bagi kehidupan
standar kompetensi : memahami manfaat keanekaragaman hayati
kompetensi dasar : mendeskripsikan ciri-ciri filum dalam dunia hewan dan peranannya bagi kehidupan
1.porifera (hewan berpori)
ciri-ciri : berpori, dipoblastik, bentuk tubuh seperti vas bunga, tabung, oval, bulat,atau pipih bercabang-cabang, aseksual
klasifikasi porifera : calcarea, hexactinellida, demospongia
ciri-ciri : berpori, dipoblastik, bentuk tubuh seperti vas bunga, tabung, oval, bulat,atau pipih bercabang-cabang, aseksual
klasifikasi porifera : calcarea, hexactinellida, demospongia
2. coelenterata (rongga tubuh sebagai usus)
ciri-ciri : tubuh berongga, dipoblastik, simetris radial, bentuk tubuh tabung, memiliki gastrovaskular (pencerna makanan) alat gerak tentakel.
klasifikasi coelenterata : hydrozoa, scyphozoa, anthozoa (anemon laut), ctenophora
ciri-ciri : tubuh berongga, dipoblastik, simetris radial, bentuk tubuh tabung, memiliki gastrovaskular (pencerna makanan) alat gerak tentakel.
klasifikasi coelenterata : hydrozoa, scyphozoa, anthozoa (anemon laut), ctenophora
3.platyhelminthes (cacing pipih)
ciri-ciri : tubuh lunak tanpa cangkang, tidak bersegmen, tripoblastik, simetri bilateral, sistem pencernaan gastrovaskuler
klasifikasi platyhelminthes : turbellaria (rambut getar), trematoda (cacing isap), cestoda (cacing pita)
ciri-ciri : tubuh lunak tanpa cangkang, tidak bersegmen, tripoblastik, simetri bilateral, sistem pencernaan gastrovaskuler
klasifikasi platyhelminthes : turbellaria (rambut getar), trematoda (cacing isap), cestoda (cacing pita)
4.nemathelminthes (cacing benang/tambang)
ciri-ciri : tubuh bulat panjang (gilig/benang), triplobastik pseudocelomata, bilateral, pencernaan sempurna, kelamin terpisah jantan lebih kecil dibanding betina
klasifikasi nemathelminthes : ascaris lumbricoides (cacing perut), oxyuris vermicularis (cacing kremi)
ciri-ciri : tubuh bulat panjang (gilig/benang), triplobastik pseudocelomata, bilateral, pencernaan sempurna, kelamin terpisah jantan lebih kecil dibanding betina
klasifikasi nemathelminthes : ascaris lumbricoides (cacing perut), oxyuris vermicularis (cacing kremi)
5. annelida (cacing gelang)
ciri-ciri : tubuh bulat memanjang, sogmit, tripoblastik selomata, simetris bilateral, pencernaan lengkap, parasti dan hidup bebas
klasifikasi annelida : polychaeta (rambut banyak), olygochaeta (rambut sedikit), hirudinea
ciri-ciri : tubuh bulat memanjang, sogmit, tripoblastik selomata, simetris bilateral, pencernaan lengkap, parasti dan hidup bebas
klasifikasi annelida : polychaeta (rambut banyak), olygochaeta (rambut sedikit), hirudinea
6.mollusca (hewan bertubuh lunak)
ciri-ciri : tubuh lunak, tripoblastik selomata, simetri bilateral, bentuk bulat telur, torpedo bagian tubuh, kaki, massa viseral dan mantel
klasifikasi mollusca : gastropoda, palecypoda/bivalvia, cephalopoda
ciri-ciri : tubuh lunak, tripoblastik selomata, simetri bilateral, bentuk bulat telur, torpedo bagian tubuh, kaki, massa viseral dan mantel
klasifikasi mollusca : gastropoda, palecypoda/bivalvia, cephalopoda
7. arthropoda (hewan dengan kaki beruas-ruas)
ciri-ciri : kaki beruas, berbulu, bersegmen, simetris bilateral, triplobastik selomata, hidup bebas, parasit, simbiosis
klasifikasi arthropoda : arachnoidea (laba-laba), myriapoda, crustacea, insecta
ciri-ciri : kaki beruas, berbulu, bersegmen, simetris bilateral, triplobastik selomata, hidup bebas, parasit, simbiosis
klasifikasi arthropoda : arachnoidea (laba-laba), myriapoda, crustacea, insecta
8. echinodermata (hewan berkulit duri)
ciri-ciri : tubuh berduri, tripoblastik selomata, larva (simetris bilateral), dewasa (simetris radial), bersifat saprofor
klasifikasi echinodermata : asteroidea (bintang laut), ophiurodea (bintang ular), crinoidea (lili laut), echinoidea (landak laut/bulu babi), holothuroidea (teripang /timun laut)
ciri-ciri : tubuh berduri, tripoblastik selomata, larva (simetris bilateral), dewasa (simetris radial), bersifat saprofor
klasifikasi echinodermata : asteroidea (bintang laut), ophiurodea (bintang ular), crinoidea (lili laut), echinoidea (landak laut/bulu babi), holothuroidea (teripang /timun laut)
9. chordata (hewan bersumbu tubuh )
ciri-ciri : selom berkembang baik, memateri tubuh dengan jelas, simetri bilateral, sistem organ kompleks
klasifikasi chordata : hemichordata, urochordata, cefalochordata, vertebrata
ciri-ciri : selom berkembang baik, memateri tubuh dengan jelas, simetri bilateral, sistem organ kompleks
klasifikasi chordata : hemichordata, urochordata, cefalochordata, vertebrata
LATIHAN SOAL CIRI-CIRI FILUM DALAM DUNIA HEWAN
1. Ada berapa kingdom animalia
itu ?
2. Sebutkan kingdom animalia
beserta artinya !
3. Sebutkan ciri-ciri dari
masing-masing kingdom animalia !
4. Sebutkan klasifikasi dari
masing-masing kingdom animalia !
5. Manusia termasuk kingdom
animalia yang mana ?
BAB IX EKOSISTEM
standar kompetensi : menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan materi, dan energi serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem
kompetensi dasar : mendeskripsikan peranan komponen ekosistem dalam aliran energi dan daur biogeokimia serta pemanfaatan komponen ekosistem bagi kehidupan
standar kompetensi : menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan materi, dan energi serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem
kompetensi dasar : mendeskripsikan peranan komponen ekosistem dalam aliran energi dan daur biogeokimia serta pemanfaatan komponen ekosistem bagi kehidupan
1.komponen penyusuh ekosistem
a.komponen abiotik, komponen tidak hidup à tanah,kadar garam, suhu, udara, iklim, kelembapan, topografi, pH
b.komponen biotik, semua organisme àtumbuhan, hewan (dari tingkat tinggi sampai tingkat rendah),dan mikroorganisme (jasad renik)
a.komponen abiotik, komponen tidak hidup à tanah,kadar garam, suhu, udara, iklim, kelembapan, topografi, pH
b.komponen biotik, semua organisme àtumbuhan, hewan (dari tingkat tinggi sampai tingkat rendah),dan mikroorganisme (jasad renik)
2.organisasi kehidupan dalam ekosistem
individu, populasi, komunitas, ekosistem, bioma, biosfer
individu, populasi, komunitas, ekosistem, bioma, biosfer
3.tipe-tipe ekosistem
a.ekosistem air (akuatik) à air tawar, air mengalir, air laut
b.ekosistem darat (terestrial) à padang rumput, hutan basah/tropis, gurun, hutan gugur, taiga,dan tundra
c.ekosistem buatan à danau,hutan tanaman industri, agroekosistem, sawah tadah hujan, irigasi
d.ekosistem suksesi à terjadi karena kerusakan ekosistem akibat faktor alam dan perbuatan manusia
a.ekosistem air (akuatik) à air tawar, air mengalir, air laut
b.ekosistem darat (terestrial) à padang rumput, hutan basah/tropis, gurun, hutan gugur, taiga,dan tundra
c.ekosistem buatan à danau,hutan tanaman industri, agroekosistem, sawah tadah hujan, irigasi
d.ekosistem suksesi à terjadi karena kerusakan ekosistem akibat faktor alam dan perbuatan manusia
4.aliran energi
a.rantai makanan
-rantai makanan perumput
-rantai makanan detritus (scavenger)
b.jaring-jaring makanan
c.piramida ekologi
-piramida energi
-piramida jumlah
-piramida biomasa
a.rantai makanan
-rantai makanan perumput
-rantai makanan detritus (scavenger)
b.jaring-jaring makanan
c.piramida ekologi
-piramida energi
-piramida jumlah
-piramida biomasa
5.daur biogeokimia
a.siklus nitrogen
b.siklus karbon
c.siklus sulfur
d.siklus phosfor
e.siklus air
a.siklus nitrogen
b.siklus karbon
c.siklus sulfur
d.siklus phosfor
e.siklus air
LATIHAN SOAL EKOSISTEM
1. Sebutkan komponen penyusun
ekosistem !
2. Sebutkan organisasi
kehidupan dalam ekosistem !
3. Sebutkan tipe-tipe ekosistem
!
4. Sebutkan aliran energi dalam
ekosistem !
5. Sebutkan daur biogeokimia
dalam ekosistem !
BAB X KEGIATAN MANUSIA DAN KAITANNYA DENGAN LINGKUNGAN
standar kompetensi : menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan energi dan materi serta peranan manusia dalam perkembangan ekosistem
kompetensi dasar : menjelaskan keterkaitan antara kegiatan manusia dengan masalah/perusakan pencernaan lingkungan dan pelestarian lingkungan
standar kompetensi : menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan energi dan materi serta peranan manusia dalam perkembangan ekosistem
kompetensi dasar : menjelaskan keterkaitan antara kegiatan manusia dengan masalah/perusakan pencernaan lingkungan dan pelestarian lingkungan
1.keseimbangan lingkungan
a.memiliki kemampuan yang tinggi untuk menyediakan sumber daya yang diperlukan organisme
b.memiliki kemampuan yang tinggi untuk kembali kedalam keseimbangan jika terjadi gangguan
a.memiliki kemampuan yang tinggi untuk menyediakan sumber daya yang diperlukan organisme
b.memiliki kemampuan yang tinggi untuk kembali kedalam keseimbangan jika terjadi gangguan
2.perubahan lingkungan
a.faktor alam à gunung meletus, gempa bumi, banjir, longsor
b.faktor buatan à pengurukan rawa, pembangunan pemukiman, penebangan hutan, eksploitasi sda
a.faktor alam à gunung meletus, gempa bumi, banjir, longsor
b.faktor buatan à pengurukan rawa, pembangunan pemukiman, penebangan hutan, eksploitasi sda
3.pencemaran lingkungan
a.pencemaran udara
b.pencemaran air
c.pencemaran tanah
d.pencemaran suara
a.pencemaran udara
b.pencemaran air
c.pencemaran tanah
d.pencemaran suara
4.etika lingkungan
a.manusia merupakan bagian dari lingkungan yang tak terpisahkan
b.manusia hendaknya selalu berupaya untuk menjaga kelestarian, keseimbangan, dan keindahan alam
c.kebijaksanaan penggunaan sda yang terbatas termasuk bahan energi
d.lingkungan tersedia bukan hanya untuk manusia saja tapi untuk semua makhluk hidup
e.di tetapkannya undang-undang sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap lingkungan
a.manusia merupakan bagian dari lingkungan yang tak terpisahkan
b.manusia hendaknya selalu berupaya untuk menjaga kelestarian, keseimbangan, dan keindahan alam
c.kebijaksanaan penggunaan sda yang terbatas termasuk bahan energi
d.lingkungan tersedia bukan hanya untuk manusia saja tapi untuk semua makhluk hidup
e.di tetapkannya undang-undang sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap lingkungan
5.jenis limbah berdasarkan komponen penyusunnya
a.limbah organik à mudah diuraikan mikroorganisme dan mudah di daur ulang
contoh : tumbuhan, kulit buah, daun sisa sayur dan dari hewan, bangkai, tulang, kulit dan kotoran , sisa makanan
b.limbah anorganik à sukar diuraikan secara alami dan sulit terdaur ulang
contoh : botol, kaleng, plastik, logam aluminium, seng, dan minyak bumi
a.limbah organik à mudah diuraikan mikroorganisme dan mudah di daur ulang
contoh : tumbuhan, kulit buah, daun sisa sayur dan dari hewan, bangkai, tulang, kulit dan kotoran , sisa makanan
b.limbah anorganik à sukar diuraikan secara alami dan sulit terdaur ulang
contoh : botol, kaleng, plastik, logam aluminium, seng, dan minyak bumi
materi bologi kelas x
Materi Biologi Kelas X Semester 1
RANGKUMAN MATERI KELAS X
1. Klasifikasi caranya dibagi 3 :
1. Alamiah didasarkan atas pengelompokan yang dilakukan oleh
alam / habitat ,tumbuhan biji , perdu , semak , ( kecoa - burung merpati , ubur
- hiu dll )
2. Buatan / Artifisial dibuat oleh manusia ( kecoa, belalang
dalam kelompok insekta dll Jadi klasifikasi Buatan mendasarkan ke cirri tubuh:
anatomi , reproduksi , fisiologis , cara reproduksi dll, sehingga
menyederhanakan obyek studi .
3. Phillogenik ) : hubungan evolusi mis kera dan
manusia
2. Urutan Takson PIKOFAGES / DIKOFAGES artinya
semakin kea rah spesies maka- semakin banyak persamaan , sedikit perbedaan
,sedikit anggotanya dan sangat dekat hubungan kekerabatannya
3. Arti dua tumbuhan pada Sacaharum officinarum dg
Sacharum spontaneum menunjukkan Genusnya sama species beda yaitu sama
sama Genus Sacharum ini terjadi karena struktur GEN yang berbeda untuk m.h nya
( merah , pink , putih) ! perhatikan penulisan species
4. Keaneka Ragaman Mahkluk hidup ada 3
1 - Keaneka ragaman genetic : dikawinkan Fertil : kelapa apa
saja namun jangan ikut kelapa sawit , mangga apa saja , pisang apa saja dll
yang tidak bisa Jeruk /Ganggang apa saja ( keaneka ragaman ini disebut pula keaneka
ragaman dalam satu species)
2 - Keaneka ragaman Species dikawinkan Steril : sapi ,
kerbau , anjing dll
3 - Keaneka ragaman Ekosistem : keaneka ragaman pada
lingkungan nya
:Gurun , Hutan Tropis , Taiga , Tundra , pantai
Hutan : , Kanopi . Liana , Tanaman hetrogen , Iklim mikro di
dasar hutan dan makro di tajuk kanopi tumbuhan
Gurun : Xerophyt , interval suhu siang malam tinggi ,
evaporasi tinggi maka ….
Pantai berlumpur : Bakau / mangrove yang punya akar nafas (
Lumpur hasil
dari penguraian sampah sehingga BOD ( Biological Oxygen
Demand) naik , DO ( Desolve Oksigen) turun sehingga bakau menggunakan akar
nafas)
Taiga : Konifer ( Tumbuhan berdaun jarum )
Tundra : Lichenes, ( padang es ), dll
5. Pelestarian Insitu Berarti : disitu ,
ditempat aslinya :
Badak bercula satu diujung kulon sedang eksitu diluar
habitatnya , bunga Raflesia di kebun raya bogor dll
6. Kingdom VirusReproduksi Virus
Lisis ( APEAL) dan Lisogenik ( virus menumpang hidup di sel
inang membentuk profage , inang tetap hidup dan membelah namun suatu saat
melisis juga )Reproduksi pada virus secara Lisogenik bisa berubah menjadi Litik
ketika sel yang ada Profage tersebut lemah .
VIRUS PADA MAHKLUK HIDUP
- Tumbuhan
: Tungro ( padi kerdil) , CVPD ( jeruk ) , Mosaik ( TMV/tembakau )
- Hewan
: Rabies , Flu burung ( H5N1/Myxovirus ) FMD ( sapi )
- Manusia
: Demam berdarah ( Dengue) Polio , Cacar ,Hepatitis, Rabies, Trachoom,
Campak , Herpes , Morbili , Kutil pada manusia pohon Dede , Gondong , Flu,
Aids , Sars , Ebola dll
Ciri : dpt dikristalkan ( spt benda mati), DNA or RNA (
mampu reproduksi ) , Parasit obligat , hanya bisa dikultur / dikembang biakkan
di jaringan m.h TIDAK bisa dikembangkan di media tumbuh agar agar dll
Pembunuh Virus ampuh yaitu INTERFERON
7. Kingdom Monera ( Bakteri dan Ganggang Biru )
Bakteri : Dinding sel ( Peptidoglikan ) , Prokaryotik ( inti
tanpa selaput inti sehingga materi kromosom berada di siroplasma ) digolongkan
Monera, bentuk cocus (bulat), basilus(batang), vibrio(koma), spirillium
(spiral), mitocondria tidak diketemukan diganti mesosom , pembelahan secara
Amitosis ( pembelahan biner)
- Bergerak
dengan flagel ( mi-li- am- per ) : Monotrik , Lopotrik, Ampitrik ,
Peritrik
- Koloninya
bisa Streptococus, Stapilococus , Sarkina , Diplococus , Diplobacillus etc
.
- Respirasi
bisa aerob dan aerob serat fakultatif ataupun obligat ,
- Cara
mendapa makanan bisa autotrop maupun heterotrop ,
- Ketahan
terhadap suhu lingkungan Thermofil , Psikrofil , dengan
- Cara
reproduksi vegetatif amitosis maupun generatif dengan paraseksual (
konjugasi transduksi, transformasi )
Peran /guna bakteri untuk
- Fiksasi
N2 / pengikat N2 ( Rhizobium , Azotobacter , Clostridium pasteurianum )
- Nitrifikasi
( NS dan NC membuat nitrit ( HNO2) dan NB membuat nitrat (HNO3) dengan
mengoksidasi nitrit ( Nitrosococus , Nitrosocoocus, Nitrobacter ) bakteri
ini aerob :perlu O2
- Teknik
plasmid ( Rekombinan gen )
- Dalam
bioteknologi
- Yogurt
( Lactobacillus bulgaricus )
- Bioinsektisida
/ BT ( Bacillus Thuringiensis )
- Biometalurgi
( Thiobacilus ferooksidan) , SCP ( Methilophyllus )
- Biogas
methan ( Methanobacterium ) dll
Penyakit bakteriTiphes , Disentri , Sipilis, TBC , Pes,
Dipteri , Radang paru (pneumonia), Tetanus , Kolera , Antraks, Gonoroe
(menghafalkannya Disebutkan bakterinya : bakteri TBC)
8.Kingdom FungiJamur OZABD jamur ini mempunyai karakter :
- Oomicotina
( jamur air : Phytoptora),
- Zygomicotina
(Rhizopus ) ,
- Ascomicotina
( Ascus spt beruas ruas Penisillium dan Asergillus dan Sacharomyces
- Basidiomycotina
( Basidium berpayung ) Volvariela volvacea , Auricularia dll
- Deuteromicotina
: Monilia sitophyla ( Oncom)
Dengan Prinsip Reproduksi dari Spora – Hifa – Micellium –
Sporangium – Spora
Mendapatkan makanan makanan secara heterotrop menguraikannya
secara eksternal dengan mengeluarkan enzim keluar / kesubstrat. Makanan kesel
sudah sederhana.
Jamur Merugikan Aspergilus flavus racun aflatoxin , Pucinia
( Padi ) , Ustilago ( Gandum) , Phytoptora infestan (kentang ) Aspergilus
fumigatus ( paru paru burung)
Jamur Menguntungkan : Rhizopus ( tempe ) , Aspergilus wentii
( kecap), Sacharomyces cerevisae (alcohol), Monilia sitophyla ( Oncom)
Volvariela volvacea , Auricularia ( jamur berukuran besar dimakan
Basidiokarpnya ( badan buah) ,Basidium penghasil Basidiosporanya
Lichenes ( simbiosis mutualisme jamur dan Ganggang ) :
sebagai tumbuhan perintis
9. Kingdom Protista ( Ganggang dan Protozoa )
- Ganggang
hijau. keemasan,coklat dan merah ( Chloro, Crisso, Phaeo dan Rhodophyta )
dengan urutan pigmen chlorofil, karoten/xantofil dan fikoXantin dan
FikoErythrin).
- Adaptif
terhadap air , Autotrop
- Peran
Spirulina (biru – SCP ) Anabaena (biru -fiksasi niyrogen) Chlorella (hijau
SCP) Diatomae / Navicuka (keemasan –isolasi dinamit) Laminaria
(coklat/pirang-mengandung asam alginate untuk tekstil, kapsul kosmotik )
Euchema spinosum , Glacilaria, Gelidium (EGG) (merah–agar agar)-dengan
pasta dr telur,
Protozoa ( RSCM )
- Rhizopoda
( kaki semu / psudopoda ) : Amuba , Foraminifera (indicator minyak bumi )
- Sporozoa
( tanpa alat gerak ) : Plasmodium ( malaria ) dibawa nyamuk Anoples
(STMGZOO)
- Ciliata
( Bulu getar /Cilia) : Paramaecium caudatum ( indicator air jernih )
- Mastigopora/Flagelata
(Bulu cambuk) : Tripanosoma ( penyakit tidur ) Euglena (berklorofil)
10. Hewan ( Animalia ) : P C P N A M M A E C
- P
& C : Diploblastik , P : Triploblastik Acoelomata , N : Triploblastik
Pseudocoelomata ,
- A
– C : Triploblastik Coelomata
- P
(CHD) : Calcarea , Hextinelida, Demospongia ( Ascon , Sycon , Leucon )
terdapat Sel koanosit (pencernaan ) Amubosit (mengedarkan makanan )
- C
(HAS) : Hidrozoa , Antozoa , Schipozoa ( Hydra , Lilia Laut , Ubur ubur )
- P
(CTT) : Cestoda , Trematoda , Turbelaria ( C. Pita , C Hati , C. Planaria
)
- N(OTAWA)
: Oxyuris vermicularis , Trichinella, Ascaris lumbricoides, Wucheria,
Ankilostoma duodenale ( C. Kremi , C. Otot , C . Perut , C. Filaria , C.
tambang )
- A
(POH) : Polychaeta , Oligochaeta, Hirudinea ( C. wawo , C. Tanah , Lintah
)
- M
(CGP) : Chepalopoda , Gastropoda , Pelecypoda (Cumi , gurita , Siput ,
Kerang)
- A
( CAIM) : Crustacea , Aracnoida , Insekta dan Myriapoda ( kaki 5 – 4 – 3 –
2/1 Psg) ( Udang , Laba laba /Kalajengking , serangga, Kaki seribu /
Kelabang )
- E
(OACEH) :Ophiuroidea , Asteroidea , Crinoidea , Echinoidea , Holothuroidea
(Bintang Ular , Bintang Laut , Anemon , Bulu Babi , Teripang )
- C
(PARAM) : Pisces , Ampibia , Reptil , Aves , Mamalia ( ikan , katak ,
salamander , ular , buaya , unggas , menyusui )
- Pisces
( Agnatha , Chondrictyes , Osteichtyes )
- Ampibia
( Apoda, Anura , Urodella)
- Reptil
( Squamata, Chelonia ,Crocodilia , Ophidia ) ,
- Aves
- Mamalia(
Chiroptera, Marsupialia, Monotremata , Cetacea , Carnivore dll+)
11. Reproduksi Hewan
- Pada
Platihelmintes - Cacing Pita : (Telur – Hexacant – Cisticercus – C dws
Taenia Solium (babi ), T saginata (sapi) ,Echinococus granulosus (anjing)
Masuk tubuh makan daging yangada Cisticerkus.
- Cacing
Hati ( Fasciola hepatica ) : TuMiSiR Calon MC ( Telur –Mirasidium-
Sporosis- Redia- Cercaria- MetaCercaria) mirasidium kesiput , keluar
metacercaria lerumput – Ternak C, Dewasa – Manusia , Cacing hati Ikan
Clonorsis sinensis
- Coelenterata
: Zygot – Planula- Polip (skifistoma) – Efira – Medusa muda – Dewasa (
Ubur ubur ) Generasi generatif Medusa Dewasa karena menghasilkan zigot )
- Cacing
Tambang ( Ankilostoma ) Telur – Larva Rhabditiform – Filariform – menembus
kulit - pembuluh darah – hati- jantung - paru – mulut – kerongkongan –
usus (anemia)
- Cacing
Wucheria /filaria : Telur – larva microfilaria (nyamuk culex) –
Elephantiasis (menyumbat kelenjar limfe , Limfe turun ke kaki jadi bengkak
)
- Anelida
: Cacing tanah : telur diletakkan di KLITELUM ruas yang menebal
,hermaprodit
- Arthropoda
– Pada Arachnoida : Kelisera dimulut ( Racun) , Pedipalpus ( capit)
memgang , memasukkan sperma Metamorfosis sempurna ( Holometabola ) :
T-L-P-I : kupu , nyamuk , lalat Metamorfosis Hemimetabola tak sempurna :
T-N-I: Belalang , kecoa,jangkrik
- Molluska
( CGP ) Chepalopoda ( kaki di kepala ): tanpa cangkang kec Nautilus
Gastropoda ( kaki di perut ) cangkang satu : siput ( bekicot , Lymnea )
Pelecipoda ( kaki pipih ) cangkang sepasang ( Bivalvia) insang berlapis
lapis (Lamelibranchiata) : kerang lapisan cangkang dari luar Periostrakum
( gelap / hijau ) , Prismatik dan nakreas (mengkilat ) – PPN . Mutiara
buatan : batu kecil diletakan di antara Mantel dan Nakreas
- Echinodermata
: OACEH yang bisa dimakan Holothuroidea : teripang semua bergerak dengan
kaki ambulakral (diawali dari lubang madreporit – ke mulut melalui
pembuluh)
12 PLANTAE
- LUMUT
(Bryophyta)
- PAKU
(Pterydophyta) dan
- SPERMATOPHYTA
( Tumbuhan Biji )
- LUMUT
( LG ) : diatas (Gametofit ) yang kromosomnya haploid ada alat kelamin
anteridium ( jantan) dan arkegonium (betina)
Ciri Lumut :
- Gametofitnya
:Tumbuhan lumut .
- Sporofitnya
:Sporogonium
- Akar
Rhizoid ,
- Non
Tracheophyta belum punya Berkas pengangkut Xilem dan Floem
- Gametofit
lebih lama hidupnya dibanding sporofitnya
- Sporogoniumnya
: terdapat Seta (tangkai) , Apofisis (ujung tangkai yang melebar ) ,
kaliptra (tutup sporogonium)
- Klasifikasi
1. Lumut Daun ( Musci) contoh Spagnum ( berumah satu)
2. Lumut Hati ( hepaticae) contoh Marchantia polymorpha
untuk penyembuh hepatitis dengan batabng tak namapak dibungkus daun
PAKU ( PS) : di bawah (sporofit ) 2n ada daun sporofil
sporogonium – sporangiumCiri Paku :
- Gametofitnya
: Protalium
- Sporofitnya
: Tumbuhan Paku (Pterydophyta)
- Akar
serabut
- Ujung
daun muda menggulung
- Berkas
pengangkut ada konsentris
- Daun
berspora karena ada Sporogonium ( ada indusium , sporangium , annulus)
pada daun sporofil di bagaina bawah
Klasifikasi Paku :
- Paku
Homospora ( spora ukuran , bentuk dan jenis sama ) : paku kawat (
Licopodium )
- Paku
Heterospor homospora ( spora ukuran , bentuk dan jenis beda : paku rane (
Selaginela) semanggi ( Marsilea crenata )
- Paku
Peralihan (spora ukuran ,bentuk sama & jenis beda) Paku Ekor Kuda (
Equisetum debile)
Spermatophyta ( kormophyta Berbiji )
- Gymnospermae
: Biji Terbuka : pembuahan tunggal , belum ada bunga namanya Strobilus Ex
: Pinus, Melinko, Damar, Conifer , Gingko biloba, Pakis haji
- Angispermae
( Mono dan Dikotil) : pembuahan ganda , berbunga ( monokotil kelipatan 3 ,
dikotil kelipatan 5 ) , Pembuahan ganda IG 1 dengan Ovum jadi Zygot (2n),
IG2 dengan IKLS jadi Endosperm ( 3n)
13. Lingkungan ( Ekologi )Polusi Udara :
- CO2
: Efek Rumah Kaca ( penghijauan )
- SO2
dan NOx : Hujan Asam ( diberi kapur )
- CFC
: Berlubang Ozon ( Global Warning)
Polusi Air dan Tanah
- Sampah
Organik : Biological Oxygen Demand naik , Desolve Oxygen turun
- Pupuk
/Deterjen : Eutrofikasi ( Blooming eceng gondok ) : BOD naik , DO turun
terjadi pula Pendangkalan
Polusi Suara : Suara diatas 80 dBSuksesi
- Suksesi
Primer : Ada – hilang – Ada : ada lagi diawali dengan urutan vegetasi
URUTAN proses Lichenes – lumut / paku – rumput – semak – perdu – pohon
- Suksesi
sekunder : Ada – Rusak – Ada : hutan terbakar cirri Vegetasi sama dari
sebelumnya
Rantai makanan
- Nichia
/Niche : Status Jabatan m.h (kompetisi terjadi jika , Tempat dan Niche
sama)
- Tingkat
tropi I : Produsen ( fitoplankton , tumbuhan hijau )
- Konsumen
I : Herbivora ( Zooplankton , sapi )
- Dasar
piramida : Produsen
Rantai makanan dibagi menjasi 2 yaitu
- Rantai
Perumput : dimulai dari Produsen
- Rantai
Detritus : dimulai dari sissa m.h dimakan detritivor ( Cacing , Belatung )
- Perpindahan
energi pada rantai makanan : energi terkecil di Konsumen terakhir , karena
terjadi pengurangan 90 % yang menjadi Egesta, ekresta, aktifitas , jadi
yang untuk tuimbuh 10%
- Insektisida
( DDT) yang bersifat Non Bio Degradable tercemar di perairan Kandungan DDT
terbesar Konsumen terakhir
Hg tercemar di perariran Hg akan mengendap ke dasar sehingga
kandungan terbesar di Kerang yang berupa kehidupan bentos . menyebabkan
MinamataPredasi : Predator dengan yang dimangsaKomensalisme : Anggrek dan
mangga , Liana ( rotan ) yang merambat dengan pohonBioGeoKimia : suatu siklus
materi berupa unsur /senyawa kimia dari MH bio) kelingkungan ( geo) contoh
siklus O2 CO2 pada respirasi dan fotosintesis , sikus Nitrogen dalam
nitrifikasi, fiksasi dan penguraian sisa sisa oleh bakteri dllNOTE (PENJELASAN)
14.Keanekaragaman Hayati
- Keanekaragaman
Gen, menunjukkan adanya variasi gen dalam satu spesies. Contoh:
keanekaragaman gen pada spesies kucing; kucing anggora, kucing Inggris,
dan kucing siam.
- Keanekaragaman
Spesies, menunjukkan adanya variasi spesies dalam satu genus atau satu
familia. Contoh: buah mangga, buah mangga, dan buah jambu.
- Keanekaragaman
Ekosistem, menunjukkan adanya variasi antara ekosistem yang satu dengan
ekosistem yang lain. Contoh: ekosistem terumbu karang, ekosistem sungai,
dan ekosistem hutan.
Karakteristik flora Indonesia dapat dibedakan menjadi
wilayah bagian Indonesia barat dan timur.
- Sedangkan
karakteristik fauna di Indonesia dapat dibagi menjadi 3 wilayah
berdasarkan garis Wallace dan Weber.
- Fauna
tipe Asiatis, dengan ciri-ciri berbadan besar, banyak jenis kera, dan ikan
air tawar. Contoh: gajah Sumatera, badak bercula satu, dan babi hutan.
- Fauna
tipe peralihan, dengan ciri-ciri merupakan perpaduan dari fauna tipe
Asiatis dan Australis. Contoh: anoa, komodo, dan kuskus.
- Fauna
tipe Autralis, dengan ciri-ciri berbadan kecil dan banyak hewan
marsupialia. Contoh: walabi, kanguru, dan burung pelikan Australia.
Binomial Nomenklatur
- Binomial
nomenklatur adalah suatu aturan penulisan nama spesies.
- Contoh
penulisan nama spesies yang tepat menurut binomial nomenklatur:Ornithorhynchus anatinus
atau Ornithorhynchus anatinus.
- Ornithorhynchus
merupakan penunjuk genus
- anatinus
merupakan penunjuk spesies.
Klasifikasi Makhluk Hidup
- Tujuan
klasifikasi makhluk hidup adalah mempermudah mempelajari makhluk hidup.
Urutan takson dalam klasifikasi makhluk hidup:
- Kingdom
(Kerajaan)
- Phylum
(untuk hewan)/ Divisio (untuk tumbuhan)
- Classis
(Kelas)
- Ordo
(Bangsa) umumnya diakhiri dengan -ales pada tanaman
- umumnya
diakhiri dengan - ceae pada tanamanàFamilia (Suku)
- Genus
(Marga)
- Spesies
(Jenis)
Sistem Klasifikasi Lima Kingdom Menurut Robert Whittaker
- Kinhdom
Monera
- Kingdom
Protista
- Kingdom
Fungi
- Kingdom
Plantae
- Kingdom
Animalia
1. KINGDOM MONERAKingdom Monera, terdiri atas
- Bakteri
: Archaebacteria dan Eubacteria
- Ganggang
hijau-biru. ( Cyanobacteria / Cyanophyta)
Bakteri memiliki ciri-ciri sbb:
- Prokariotik
- Dinding
selnya mengandung peptidoglikan
- Reproduksi
dengan membelah diri (amitosis)
- Memiliki
plasmid
- Mampu
membentuk endospora jika kondisi lingkungan tidak baik
Ganggang hijau-biru memiliki ciri-ciri sbb:
- Uniseluler
dan multiseluler
- Memiliki
pigmen fikosianin
- Memiliki
klorofil
- Habitat
umumnya di perairan
Archaebacteria memiliki ciri-ciri sbb:
- Prokariotik
- Dinding
selnya tersusun dari protein
- Tidak
mampu membentuk endospora
- Mampu
hidup di lingkungan ekstrim
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri antara lain:
- Leptospirosis,
disebabkan oleh Leptospira sp.
- Tetanus,
disebabkan oleh Clostridium tetani
- TBC,
disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis
- Lepra,
disebabkan oleh Mycobacterium leprae
- Antaks
pada sapi, disebabkan oleh Bacillus anthracis
- Difteri,
disebabkan oleh Corynebacterium diphtheria
- Tifus,
disebabkan oleh Rickettsiae prowazekii
Peran positif bakteri antara lain:
- Eschericia
coli, berperan sebagai bakteri pembusuk sisa-sisa makanan di usus besar
manusia.
- Acetobacter
acetii, pembuatan asam cuka
- Acetobacter
xylinum, pembuatan Nata de Coco
- Lactobacillus
bulgaricus, pembuatan yoghurt
KINGDOM PROTISTA
Kingdom Protista terdiri atas
- Pprotista
yang menyerupai jamur (Oomycota dan Myxomycota)
- Protista
yang menyerupai hewan (Protozoa)
- Protista
yang menyerupai tumbuhan (ganggang).
Protozoa, terdiri atas ciliata, rhizopoda,
flagellata, dan sporozoa.
Ciliata (Ciliophora/Infusoria) memiliki ciri-ciri sbb:
- Bergerak
dengan menggunakan silia (rambut getar)
- Habitat
di lingkungan berair
- Contoh:
Paramecium sp.
Rhizopoda (Sarcodina) memiliki ciri-ciri sbb:
- Bergerak
dengan pseudopodia (kaki semu)
- Mampu
membentuk kista di kondisi lingkungan ekstrim
- Habitat
di tempat lembab dan lingkungan berair
- Contoh:
Amoeba sp.
Flagellata (Mastigophora) memiliki ciri-ciri sbb:
- Bergerak
dengan flagellum (bulu cambuk)
- Contoh:
Trypanosoma
Sporozoa (Apicomplexa) memiliki ciri-ciri sbb:
- Berbentuk
seperti spora
- Tidak
memiliki alat gerak
- Hidup
secara parasit pada hewan atau manusia
- Contoh:
Plasmodium vivax
Daur Hidup Plasmodium
GANGGANG /ALGAE
Ganggang terdiri atas
- Ganggang
hijau (chlorophyta)
- Ganggang
coklat (phaeophyta)
- Ganggang
merah (rhodophyta)
- Ganggang
keemasan (chrysophyta).
Chlorophyta memiliki ciri-ciri sbb:
- Pigmen
dominan klorofil, yaitu klorofil a dan b
- Dinding
sel mengandung selulosa
- Cadangan
makanan disimpan dalam bentuk amilum
- Contoh:
Spirogyra dan Ulva
Phaeophyta memiliki ciri-ciri sbb:
- Pigmen
dominan fukosantin
- Dinding
sel mengandung pektin dan algin
- Cadangan
makanan disimpan dalam bentuk laminarin
- Contoh:
Sargassum
Rhodophyta memiliki ciri-ciri sbb:
- Pigmen
dominan fikoeritrin
- Dinding
sel mengandung selulosa dan pektin
- Cadangan
makann berupa tepung florid
- Contoh:
Eucheuma spinosum
Chrysophyta memiliki ciri-ciri sbb:
- Pigmen
dominan santofil
- Dinding
sel mengandung hemiselulosa
- Cadangan
makann berupa leukosin
- Contoh:
Navicula
Peran ganggang dalam kehidupan adalah sbb:
- Chlorella,
sebagai makanan bersuplemen
- Ganggang
coklat, seperti Laminaria, sebagai pupuk dan makanan ternak.
- Ganggang
merah, seperti Eucheuma dan Gelidium, sebagai bahan pembuat agar-agar
- Ganggang
keemasan, misalnya diatom, sebagai bahan peledak.
3. KINGDOM FUNGI
Fungi, terdiri atas
- Zygomycotina
- Ascomycotina
- Basidiomycotina
- Deuteromycotina.
Zygomycotina memiliki ciri-ciri sbb:
- Jamur
multiseluler dengan hifa tak bersekat
- Alat
reproduksi seksual zigosporangium
- Contoh:
Rhizopus
Ascomycotina memiliki ciri-ciri sbb:
- Terdiri
dari hifa bersekat dan berinti banyak
- Alat
reproduksi seksual askus
- Contoh:
Saccharomyces cereviciae
Basidiomycotina memiliki ciri-ciri sbb:
- Jamur
multiseluler dengan hifa bersekat dan berinti
- Alat
reproduksi basidiospora
- Contoh:
jamur merang (Volvariella volcaveae)
Deuteromycotina
- adalah
kelompok jamur yang sudah diidentifikasi tetapi belum diketahui alat
reproduksi seksualnya.
Peran fungi dalam kehidupan antara lain:
- Rhizopus
oligsporus, berperan dalam pembuatan tempe
- Saccharomyces
cereviciae, berperan sebagai ragi dalam pembuatan anggur dan roti.
- Neurospora
sitophila, berperan dalam pembuatan oncom
- Penicillium
notatum, sebagai penghasil antibiotika
- Aspergillus
wentii, untuk membuat kecap
- Aspergillus
oryzae, untuk membuat sake dan kecap
- Jamur
merang (Volvariella volvaceae) dan jamur kuping (Auricularia polytricha),
untuk dikonsumsi
4. KINGDOM PLANTAE
Plantae, terdiri atas
- Tumbuhan
tingkat rendah (Thallophyta)
- Tubuhan
tingkat tinggi ( Kormophyta ).
- Thallophyta
merupakan kelompok tumbuhan yang akar , batang dan daun belum jelas
- Kormophyta
merupakan kelompok tumbuhan yang akar , batang dan daun jelas
- Lumut
(Bryophyta)
- Paku-pakuan
(Pteridophyta)
- Tumbuhan
berbiji (Spermatophyta).
Tumbuhan lumut memiliki ciri-ciri sbb:
- Organisme
fotoautotrof
- Tidak
memiliki akar, batang, dan daun sejati.
- Tidak
memiliki pembuluh angkut
- Mengalami
metagenesis dengan fase dominan gametofit
- Lumut
gametofit berbentuk lembaran (talus), sedangkan lumut sporofit berbentuk
terompet memanjang atau kapsul panjang.
Tumbuhan paku memiliki ciri-ciri sbb:
- Organisme
fotoautotrof
- Memiliki
akar, batang, dan daun sejati
- Memiliki
pembuluh angkut
- Mengalami
metagenesis dengan fase dominan sporofit
Metagenesis Lumut dan Paku
Spermatophyta memiliki ciri-ciri sbb:
- Organisme
fotoautotrof
- Memiliki
akar, batang, dan daun sejati
- Memiliki
pembuluh angkut
- Alat
reproduksinya berupa biji
Spermatophyta, dapat dikelompokkan menjadi
- Tumbuhan
berbiji terbuka (Gymnospermae)
- Tumbuhan
berbiji tertutup (Angiospermae).
Tumbuhan berbiji tertutup dapat dikelompokkan kembali
menjadi
- Tumbuhan
berkeping tunggal (Monocotyledonae)
- Tumbuhan
berkeping ganda (Dicotyledonae).
KINGDOM ANIMALIA
Animalia, terdiri dari
- Hewan
tidak bertulang belakang (Invertebrata)
- Hewan
bertulang belakang (Vertebrata).
Daur hidup Obelia sp.
Daur hidup Aurelia sp.
Daur hidup Cacing Hati (Fasciola hepatica)
tica
1 : Myrasidium , 2 siput (Sporosis-Redia (2) - Cercaria)
- Metacercaria keluar dari siput Lymnea berenang karena berekor ke rumput (
dimakan Ternak) jadi Dewasa
Daur hidup Cacing Pita (Taenia solium).
Vertebrata
Vertebrata terdiri atas 5 kelas yaitu
- ikan
(pisces)
- katak
(amphibia)
- kadal,
ular , buaya , penyu (reptilia)
- burung
(aves), )
- mammalia.
Pisces memiliki ciri-ciri sbb:
- Berdarah
dingin
- Bernapas
dengan insang
- Sistem
peredaran darah tunggal dan tertutup dengan jantung 2 bilik
- Fertilisasi
eksternal
- Ovipar
Amphibia memiliki ciri-ciri sbb:
- Berdarah
dingin
- Bernapas
dengan insang, setelah dewasa bernapas dengan paru-paru
- Sistem
peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 3 bilik
- Fertilisasi
eksternal
- Ovipar
- Mengalami
metamorphosis
Reptilia memiliki ciri-ciri sbb:
- Berdarah
dingin
- Bernapas
dengan paru-paru
- Sistem
peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 4 bilik
- Fertilisasi
internal
- Umumnya
ovipar, tapi ada juga yang ovovivipar
Aves memiliki ciri-ciri sbb:
- Berdarah
hangat
- Bernapas
dengan paru-paru, dibantu pundi-pundi udara
- Sistem
peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 4 bilik
- Fertilisasi
internal
- Ovipar
Mammalia memiliki ciri-ciri sbb:
- Berdarah
hangat
- Bernapas
dengan paru-paru
- Sistem
peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 4 bilik
- Fertilisasi
internal
- Vivipar
- Menyusui
anaknya
Virus
- Virus
dipertimbangkan sebagai bagian dari makhluk hidup karena virus hanya mampu
bereproduksi jika berada di dalam sel inang.
Ciri-ciri virus:
- Ultra
Mikroskopis
- Tubuh
terdiri dari selubung protein
- Hanya
memiliki RNA atau DNA saja
- Mampu
bereproduksi hanya di dalam sel inang
- Dapat
dikristalkan
Virus umumnya bersifat merugikan terhadap kehidupan.
Beberapa penyakit yang disebabkan virus antara lain:
- Polio,
disebabkan Poliovirus
- Cacar,
disebabkan Measles virus
- Hepatitis,
disebabkan Hepatitis virus
- Herpes,
disebabkan Herpes simplex virus
- Ebola,
disebabkan Ebola virus
- Influenza,
disebabkan Influenza virus
- AIDS,
disebabkan virus HIV (Human immunodeficiency virus)
- Flu
burung, disebabkan virus H5N1
- Rabies,
disebabkan Rhabdovirus
- Campak,
disebabkan Mumps virus
Pencemaran Lingkungan
- Polusi
adalah masuknya polutan ke dalam lingkungan yang menyebabkan perubahan
lingkungan yang tidak menguntungkan.
Contoh polutan dan akibatnya terhadap lingkungan:
- CO2
menyebabkan efek rumah kaca
- Oksida
Nitrogen dan belerang menyebabkan hujan asam dan gangguan saluran
pernapasan
- CO
(Carbon MonoOksida) : Killing Gas .Afinitas terikat dengan Hb sangat
tinggi
- CFC
menyebabkan penipisan lapisan ozon
- Eutrofikasi
adalah perombakan bahan organik yang menyebabkan habisnya persediaan
oksigen dalam air dan terjadi penyuburan air. Eutrofikasi dapat disebabkan
karena penumpukan sampah, bangkai hewan dan daun-daunan di dalam air.
SUKSESI
- Suksesi
merupakan proses perkembangan suatu komunitas melalui tahap-tahap yang
dapat diprediksi.
- Ada
dua jenis suksesi, yaitu
- suksesi
primer
- suksesi
sekunder.
- Suksesi
primer adalah perubahan suatu ekosistem menjadi suatu ekosistem baru tanpa
menyisakan komponen ekosistem awal.
- Suksesi
sekunder adalah pembentukan kembali suatu komunitas ke bentuk kondisi awal
setelah sebelumya rusak.
Subscribe to:
Posts (Atom)